Make your own free website on Tripod.com

Perempuan Ada karena berfikir,
tapi mengapa ia ada dan tidak berfikir..?

Tahukah Anda..! Bahwa di antara kita ada yang protes tapi tak didengar. Masih segar pada ingatan kita pada masa revormasi, bangsa Indonesia mengalami masa transisi, dimana pemerintah sibuk membahas masalah-masalah ekonomi, politik, keamanan dan pemimpin bangsa. Sementara sektor moral tidak mendapat tempat pembicaraan dikalangan anggota dewan.
NAH...pada saat yang sama pula kekosongan momen ini dimanfaatkan dengan baik oleh para pengusaha media informasi khususnya tabloit dan majalah. Kalangan ini berani menjajakan tubuh perempuan sebagai halaman depannya. Maka tak heran pada pertengahan tahun 2001 hingga tahun sekarang protes berdatangan baik dari kalangan akademisi maupun organisasi pemerhati perempuan di Indonesia. Pada umumnya protes ditujukan kepada pemerintahan Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarno Putri saat itu, pemerintah dianjurkan agar membuat aturan atau mencabut izin penerbitan bagi tabloit dan majalah yang memuat gambar atau foto yang menjajakan tubuh perempuan. Bukan hanya ITU, sejak memasuki tahun 2000 saja para pengusaha berlomba-lomba menjajakan iklan bisnisnya pada pasar REMAJA. Menurut para produsen barang melihat remaja merupakan lahan bisnis yang potensial serta strategis bagi perputaran roda bisnis. Trend Setter gaya hidup mereka. Pebisnis selalu bertanya demi uang "peluang bisnis apa yang dapat dimunculkan dari gaya hidup remaja..?" Tanpa berfikir apa akibatnya terhadap anak bangsa, bahkan anak mereka sendiri. Pada sisi lain, entah alasan apa yang membuat sebagian wanita muda Indonesia ingin tampil fulgar utamanya para artis Film, walaupun mereka menjawab pertanyaan ini pada umumnya jawaban artis tersebut lepas diluar kendali agama mereka, pada hal mereka semua beragama.
Situs kali ini tidak bermaksud memecahkan persoalan di atas. Seperti juga namanya "THE WOMEN FENOMENOLOGI" yang menghususkan beragam kejadian tentang tingkah laku sebahagian perempuan di dunia. Kejadian tersebut sempat terekam sebagaimana adanya sesuai fakta, yang kesemuanya dirangkum dalam Encyclopedia

Situs ini pula tidak bermaksud melecehkan kaum perempuan, situs ini memperlihatkan kepada kita semua tanpa terkecuali bahwa inilah hasil karya masyarakat modern. Menjajakan tubuh perempuan sejak dulu hingga kini yang sebagian terkait erat dengan masalah uang dan kebijakan pemerintah. Dan sangat disayangkan bahwa eksploitasi seks tersebut juga melibatkan kaum laki-laki dan celakanya lagi, telah dinikmati oleh anak-anak bangsa sendiri.
Apakah ini akan terus dilakukan hingga tak terasa terbentuk masyarakat Nudis (telanjang) lalu dianggap sebagai standar kehidupan modern..?
Di sini Anda juga akan menjumpai beberapa artikel/pembahasan yang dapat dibaca sebagai bahan referensi.
Anda berani..., Clik saja, Anda akan mengetahuinya.

Bukan tempat iseng..., ngerumpi..., seronok...,...
Tapi tempat Belajar dan Berfikir.
SELAMAT DATANG...!
Situs Pemerhati Moral Wanita