Make your own free website on Tripod.com
Foto Model
Elle Mac Pherson


'Bulat' di Playboy


SANG supermodel asal Australia ini mendapat giliran mengguncang Amerika lewat pose "bulatnya" di majalah khusus yang diperuntukkan kaum adam, Playboy. Elle menghiasi sampul majalah ini setelah sebelumnya bertelanjang bulat dalam film yang berjudul Sirens.
Konon, dalam Playboy, gambar-gambar Elle tampil memenuhi sembilan halaman lebih, yang merupakan manifestasi kekuatan sessualitas. Dan penampilannya itu, konon masih ada kaitannya dengan keberaniaannya di Sirens. Majalah itu benar-benar menempatkan saya dalam posisi di mana orang melihatku telanjang dan orang merasa saya taklebih dari properti publik dan dapat melihat foto-foto apa pun termasuk jika merelakan saya berbulat-bulat. Saya merasa dengan melakukannya lagi lewat Playboy merupakan sebuah cara untuk mengontrol kecenderungan tadi. Saya pikir, Saya melakukannya dengan cara yang klasik, ujarnya, seperti yang dikutip USA Today.
Dalam majalah tersebut, Elle dijepret fotografer kondang Hollywood, Herb Ritts. Untuk pose-pose itu, Elle menerima bayaran sebesar 250.000 dollar atau sekitar Rp. 500 juta. Dan edisi yang membuat mata terbelalak tersebut, dijamin tidak akan beredar di Australia.

Elle Mac Pherson
Gambar dan teksnya
di kutip dari salah satu
suratkabar terkenal
di Indonesia.

Claudia Schiffer

Dianggap menghina al-Qur'an
Pragawati terkenal asal Jerman Claudia Schiffer tampil memperagakan mode busana rancangan Karl Legerfeld yang menyinggung perasaan umat Islam. Seperti tampak pada gambar sebelah kanan ini, Claudia mengenakan busana dengan dada yang terbuka, kemudia busana tersebut dihiasi kutipan ayat suci al-Qur'an, surat Yasin ayat 21. Akibat peragaannya ini sempat membuat bareng Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (K.H. Hasan Basri) waktu itu, Kerena diprotes keras, perancang mode tersebut dikabarkan akan menarik hasil rancangannya yang melecehkan al-Qur'an dan umat Islam. Claudia Schiffer. Gambar di kutip dari Surat kabar PELITA, terbitan hari Sabtu, tanggal 22 Januari, tahun 1994.


Naomi Campbell

Wanita berkulit hitam yang menggairahkan
Model berikut hitam kondang ini memiliki paras dan tubuh yang memikat. Dari bentuk tubuh dan wajahnya terungkap sifat dan masa depannya. Parasnya mempesona, denganstruktur tulang yang indah, mata besar dan mulut penuh. Pada bulan Agustus 1986, wajahnya nampang di Voque Amerika, ia merasa mencapai suatu kemenangan sejati.
"Hebat sekali...! Saya perempuan hitam pertama yang muncul di sampul majalah Vogue. Saya sangat berterima kasih kepada orang Prancis atas penerimaan mereka. Saya memuja Prancis, terutama Papa Azzedine." Bagi Naomi, perancang Azzedine Alaia memang dianggap seperti ayahnya sendiri. Ia yang mengorbitkan Naomi. Berkat ketenarannya sebagai model, Naomi pun pernah mendapat perang kecil dalam serial komedi Cosby Show, pernah menjadi bintang utama di klip video Michael Jackson, Black and White. Tak lama kemudia ia sendiri membuat album lagu dengan judul Baby Wonan yang diproduksi oleh Gavin Friday.
Saya bahagia dalam kehidupan yang sibuk dan hiruk-pikuk ini, saya memang tidak cocok untuk diam-diam saja. Saya selalu butuh aksi yang menggairahkan, ujar Naomi dengan mata berbinar.

Gambar 2. Memperlihatkan Naomi bersama perancangnya "Azzedine Alaia" asal Prancis, oleh Naomi 'Azzedine' dianggap sebagai ayahnya sendiri. Azzedine pernah merancang gaun hitam transparan khusus untuk Naomi ketika ia baru berusia 18 tahun. Sedang pada gambar 3. Merupakan aksi berbagai gaya Naomi.

Tiga gambar Namoi di sebelah kanan merupakan peragaan busana yang sudah dianggap biasa untuk ukuran Barat & Eropa dan merupakan hal yang spektakuler jika terjadi di Indonesia. (Gambar ini di ambil dari majalah FEMINA, No.26/XXIII. Tahun 1995 hal. 6-9).


Gambar 1


Gambar 2


Gambar 3

Elizabeth Hurley

Pemenang Model Bra terbaru MJM

Elizabeth Hurley terpilih sebagai model bra terbaru MJM Internasional. Elizabeth Hurley terpilih setelah menyisihkan beberapa nominasi seperti Madonna, Claudia Schiffer dan Julia Robert. Untuk itu ia mendapat bayaran AS$ 4,2 juta. Bayaran paling mahal untuk model pakaian dalam. Karena itu layaklah sicantik yang seksi ini disebut pemilik payudara terindah dan termahal.

Seandainya Elizabeth Hurley akan menjadi model bra gel yang merupakan terobosan baru dalam produk pakaian dalam. Menurut Michelle Mone, pimpinan MJM, pihaknya meluncurkan bra model baru ini, setelah dirinya merasakan ketidaknyamanan bra 'biasa' ketika tengah menari di suatu acara makan malam.
Tentang pemilihan Elizabeth Hurley, Mone berkomentar," Kami menginginkan model yang pintar dan dapat berkata pada dunia: lihatlah saya." Jika perusahaannya bisa mendapatkan model yang tepat, tutur Mone, maka mereka bisa bersaing dengan empat perusahaan pakaian dalam lain yang terbesar di dunia. Elizabeth Hurley dipilih karena memiliki ukuran dada C. Sebelum menjadi model bra ini.


Elizabeth Hurley
Sempat menjadi model
merek kosmetika Estee
Lauder. Namun akhirnya
ia didepak dan
diganti dengan Gwyneth
Paltrow.

Cat Clark dan Huddleston

Petinju Wanita

Gambar disebelah kanan ini merupakan Pertandingan tinju wanita dengan peserta peragawati-foto model, yang mana rencana pertandingan itu mulai berlangsung 30 Januari 1990 di Taiwan. Dalam gambar kedua petinju wanita sedang memperagakan adu jotos wanita dalam jumpa pers hari senin di Taipe Taiwan. Kedua wanita ini pernah menjadi foto model majalah Playboy dan Penthouse. Delapan anggota Los Angeles Fox Boxing akan ikut pertandingan persahabatan ini.

Cat Clark (kiri) dan Huddleston (kanan) yang merupakan anggota The Los Angeles Fox Boxing. Gambar ini dikutip dari Harian Umum Angkatan Bersenjata, terbit 24 Januari 1990. No.8319. Tahun:XXV, hal. 1


Cat Clark dan
Huddleston

Promosi Pakaian Dalam

Promosi pakaian di jalan

Pragawati ternyata tidak hanya berlenggak-lenggok di cat walk. Namun, di mana saja. Yang penting, ada penonton. Seperti dalam gambar samping kanan ini. Seorang model pakaian dalam berjalan menguak kerumunan penumpang kereta api Liverpool, Kamis 12 Desember 1991 yang lalu. Model ini sedang mempromosikan pakaian dalam kreasi perancang Helen Storey

Gambar ini dikutip dari surat kabar harian pagi FAJAR, terbitan hari Sabtu 28 Desember 1991. Nomor 1052 Tahun ke-11.


Model Busana dan Lomba Tata Rias Fantasi

Busana Masa Depan

Gambar sebelah kanan memperlihatkan Berbagai kreasi tata rias fantasi yang menarik dari peserta lomba, yang diselenggarakan dalam rangka Kongres Comite Internasional d'Esthetique et de Cosmetologie (CIDESCO) ke-44 di Amsterdam, Negeri Belanda beberapa tahun yang lalu. Lomba yang berthema "Flowers and Animals". Gambar atas dan bawah dari kiri ke kanan:"The World Age", kreasi Pemenang 1, Rita Malinaro (Italia), "Ocean Blues" ciptaan Pemenang ke 2, Karin Melissant (Belanda), "La Signora Traviata dari Arduino Pinfi (Italia),dan "Flowers and Animals" dari pemenang 4, Isabella Maria Cozarivc (Romania), "Restoration of a Flemisch Painting", karya Anna Parpagiolla (Italia), "The Sparkle Powerfull, kreasi Lam Yin Sang (Hongkong) dan "Lucifer" dari Cerman van Eenenaam (Belanda). Pakaian fantasi yang ditampilkan pada umumnya melekat rapat pada tubuh serta transparan bahkan kalau dapat memperlihatkan bagian fital dari wanita, dapat dibuktikan pada juara pertama yang memenuhi syarat untuk itu.



Busana 1994

Bergaya Bebas dan Nyaman

Pada Tahun 1993 lalu, Kota Paris kembali menjadi pusat perhatian dunia mode, hal tersebut sejalan dengan berlangsungnya peragaan busana dari para disainer terkemuka dunia. Pada acara tersebut diperagakan gaya busana yang bakal in pada tahun 1994. Apakah rok mini dan celana cutbrai masih akan terus berjaya?.
Nampaknya para penulis dan pengamat mode saat itu tidak mempunyai patokan khusus untuk gaya busana tahun-tahun mendatang. Yang jelas kaum wanita bebas mengenakan gaya apa saja , sepanjang busana itu nyaman dikenakan dan memberi rasa percaya diri pemakainya.
Pada peragaan tersebut, sangat disayangkan koleksi dari Karl Lagerfeld (ia mendesain busana untuk Chloe), menyuguhkan baju-baju sexy yang banyak memperlihatkan anggota tubuh (Lihat ke dua gambar sebelah kanan). Karl Lagerfeld terkenal karena menciptakan citra muda dan ceria. Orang semula hanya menduga bahwa Karl Lagerfeld sedang membuat lelucon ketika dia menampilkan seorang bocah dengan rok merah jambu yang sasarannya kaum remaja masa kini. Beda dengan perancang Jean-Louis Scherrer dan Gianfranco Ferre yang tidak terbujuk untuk membuat pakaian bagi para remaja penggoda.
Gambar.1 ini dikutip dari surat kabar KOMPAS, terbit 17 Oktober 1993, halaman 5. Sedang gambar.2. Juga Merupakan karya Karl Lagerfeld pada peragaan tahun sebelumnya (1991), dikutip dari MEDIA INDONESIA, 21 Maret 1991, halaman 9.


Gambar.1.

Gambar.2.
Rancangan transparan
dengan rok mini
dari rantai yang
dipersembahkan
Karl Lagerfeld

Berikutnya