Make your own free website on Tripod.com
Foto Model
Spirit Remaja Tahun 2000


Apa yang ditawarkan oleh perancang mode dunia..?


Yang cantik dipandang bukan hanya wajah, tapi juga lewat gaun-gaun cantik yang memang menjadi arah trend mode tahun ini. Semua yang tampak feminin sedang menjadi ratu dalam parade dunia mode. Dengan tampilan bernafas kemudaan, Anda bisa menjadi feminin, tetap menjadi diri Anda dan bahkan nampak lebih muda. Ada kabar gembira dari rumah-rumah mode agar Anda yang mau tampil muda bisa terwujud. Disaenir dunia memberi pilihan sangat ringan, mudah dan tak berbahaya, demikian tawaran tersebut ditujukan kepada remaja.
Pekan mode Paris bulan Pebruari tahun 2000 lalu diikuti oleh rumah-rumah mode terkenal seperti; Rumah mode MaxMara, Givenchy, Comme des Garcons, rumah mode Pucci dan Christian Lacroix, rumah busana Fendi dan Moschindo. Gambar disamping ini memperlihatkan karya desainer berkebangsaan Belgia 'Dirk Bikkem bergs' yang menampilkan jaket alternatif dari bludru pada pekan mode Paris 2000 lalu. Kemudian di tempat lain pada bulan yang sama seorang model memperagakan jaet angora dipadukan dengan bikini, pada penampilan diberi nama Full 2000 di New York Februari lalu, Jaket ini ditampilkan desainer Ralph Lauren.
Kedua gambar di kutip dari surat kabar "Pedoman Rakyat" Minggu, 30 April 2000 pada rubrik Wanita dan Busana.

Busana Musim Panas

Summer 1996

Pada tahun 1995 lalu di musim panas, para perancang mode untuk busana mutakhir sempat diperagakan di Milar Italia. Pada umumnya rancangannya di dominasi oleh rancangan Dolce E. Gabbane. Rancangannya pada tahun tersebut tidak jauh berubah dari rancangan tahun sebelumnya 1994 yakni berkesan alami, transparan dan bermotif hewan.
Gambar ini dikutip dari surat kabar PEDOMAN RAKYAT, terbitan Minggu, 20 Agustus 2000.


Carnival Fun

Berani buka demi perayaan

Gambar foto model berikut ini adalah Grazeila Andrades (kiri), Janaina Martins (tengah) dan Kellen Caldas (kanan), ketiganya sedang meramaikan show tertutup dengan pakaian carnivalnya pada acara Fashion Cafe New York pada bulan Januari, 31-1997. Show ini ditampilkan untuk memperingati hari jadi Brazilian-American Carnival Ball di kota New York pada tanggal 1 Februari 1997 lalu.

Amy Yip

Foto Bugil Amy Yip

Amy Yip yang sudah dicap sebagai simbol seks Hongkong, tertarik melirik bisnis buku dengan foto-foto bugilnya. Amy Yip sering tampil dalam film-film erotis Hongkong walaupun ia mengakui bahwa di film ia benar-benar tidak tampil telanjang. Amy Yip ingin membuat foto-fotonya dalam satu buku. Menurutnya sebelum tahun 1992 ini sudah banyak yang menawari hal demikian tapi waktu itu belum punya pemikiran kesana, lagi pula saat itu ia belum top seperti tahun 1992. Setelah ia pikir dari pada orang lain yang membuat buku tersebut mengapa bukan saya sendiri yang membuatnya. Saya akan merasa lebih puas dan lebih selektif memilih foto-fotonya (katanya). Beberapa wartawan yang hadir dalam jumpa pers sempat kecewa degan ucapan Amy Yip tersebut. Rupanya Amy Yip sempat memakluminya. Dengan senyum khasnya Amy Yip menambahkan, "Anda tak perlu khawatir, saya tidak akan bugil, saya akan tampil seperti bayi yang baru dilahirkan dan karena ini menyangkut bisnis dan uang yang tidak sedikit, saya akan hadirkan foto-foto saya yang sesuai dengan selera kaum pria dari berbagai sudut dan gaya menantang. Kalau tidak sekarang waktunya kapan lagi? Apakah saya harus menunggu sampai saya tua dan dilupakan orang?" katanya tanpa ragu.
Seperti rekan-rekannya yang lain, Amy Yip mengambil lokasi pemotretan di sebuah pulau kecil di Eropa dan masyarakat hongkong waktu itu sangat antusias menunggu beredarnya buku foto-foto Amy Yip.
Artikel dan gambar ini pernah dimuat pada surat kabar harian pagi FAJAR, pada hari Sabtu, 11 Juli 1992 pada kolom hiburan, hal. VIII.




Naoko Nemoto

Potret diri Ratna Sari Dewi Soekarno

Bugil itu kata sejumlah orang, buka-bukaan dan gila-gilaan. Ada juga yang mengatakan, bikin umat menggigil. Tapi pelakunya seorang wanita Jepang, sejumlah orang agaknya akan mengatakan, itulah sensasi paling syur dari seorang Naoko Nemoto, kebetulan kemudian menjadi Ratna Sari Dewi Soekarno. Reaksi spontan tidak saja muncul dari Indonesia pada bulan November 1993 waktu itu. Ini dikarenakan yang melakukannya pernah menjadi isteri presiden Soekarno yang dinikahi 3 Maret 1962, dinikahkan Menteri Agama Saifuddin Zuhri. Bugilnya Dewi di Madame D. Syuga wajar-wajar saja ditanggapi enam orang wanita Indonesia dan dua diantaranya janda Bungkarno, mereka itu adalah; Ny. Hartini, Yurike Sanger, Rahayu Effendi, Aisyah Amini(anggota MPR/DPR-RI dan PPP), S.K. Trimurti, Eny Busiri. Pada umumnya mempunyai komentar yang berbeda namun yang jelas dilihat dari segi budaya wanita Indonesia tidak mengingingkan wanita bangsa ini menjadi wanita populer hanya karena foto-foto bugil walau dengan alasan seni.(dikutip dari Tabloid "Wanita Indonesia " No.220/V/Minggu III/November 1993, halaman 1 dan 2.
Buku kumpulan foto-foto telanjang Dewi Soekarno sangat digemari masyarakat Jepang waktu itu, sementara di Indonesia justru diributkan oleh kalangan anggota DPR-RI. Nampaknya, kegemparan di Indonesia itulah yang makin merangsang masyarakat Jepang untuk segera ke toko buku membeli buku yang sudah dianggap sebagai buku kontroversial itu. Hal lain bisa ditafsirkan bahwa kegemparan di Indonesia kalau makin hangat akan makin menguntungkan Dewi dalam hal perolehan "Copyright fee" yang diperkirakan sekitar 10 persen dari harga "syuga" yang 4.800 Yen (sekitar Rp. 90.000). Tapi royalty itu bukan seluruhnya masuk kantung Dewi, soalnya uang itu harus dibagi antara Dewi dan Fujii sang fotografer ternama.
Apa tanggapan Dewi tentang bukunya itu "Yang indah tetap indah, saya yakin bahwa yang indah dapat mengharukan semua orang, dan yang indah memaafkan segala-galanya", kata Dewi dalam konperensi pers Senin, 25 Oktober 1993 sehabis acara resepsi perayaan publikasi buku "Syuga" yang diselenggarakan di distrik Meguro-Tokyo. Perbuatan Dewi ini tentunya sangat sulit diterima masyarakat Indonesia yang mempunyai tatanan dan sistim nilai yang berbeda dengan masyarakat Jepang dan Eropa, Indonesia memiliki penganut agama Islam terbesar sekitar 90% nya.(dikutip dari Koran harian pagi FAJAR Makassar, Minggu 31 Oktober 1993, halaman 1).
Dalam gambar Anda dapat melihat Ny. Dewi Soekarno dibelakang foto bugilnya, yang dianggapnya sebagai seni fotografi. Foto tersebut disiarkan pada saai itu tanpa sensor oleh kantor berita AFT.





Nadya dan foto HOT-nya

Mau Bugil Demi Satu Miliar Rupiah

Masih ingat. Model dan presenter MTV Asia, Nadya Hutagalung, nekat berfoto panas di Female (Singapura) edisi Mei 1997. Sejak itu pula publik di Indonesia hebohMajalah yang bertiras cukup besar itu dalam sehari ludes di pasaran. Banyak orang yang tergiur ingin melihat kemolekan tubuh artis berdarah Tapanuli-Australia itu. Pose Nadya yang diperlihatkan di Female itu tidak tidak seberapa bugil dibanding pose bugilnya di internet dengan alamat http://www.beaux_lacollection.com/ yang dapat dibuka dengan tarif khusus untuk pose-pose bugilnya saat itu.
Nadya cantik, sensual, berotak brilian, serta populer. Dia satu satunya model Indonesia yang sudah punya reputasi yang diakui seantoro jagat, kendati lahir dari pasangan campuran, namun Nadya layaknya wanita Asia dengan budaya Timur. Itulah sebabnya ketika ia tampil hot artis yang tinggi 177-54 itu langsung mendapat reaksi media cetak dan jadi buah bibir publik Indonesia. Oleh pihak MTV Most Wanted melihat kecantikan Nadya dinilai punya daya jual dan mampu menembus banyak orang, ia tidak hanya cantik secara fisik, ia cermin kesucian "inner beauty" bak daya magis yang mampu membius setiap orang.
Riwayat hidup Nadya berasal dari keluarga berantakan dengan perkawinan campuran yang berakhir tragis, perbedaan prinsip dan budaya, pasangan campuran ini akhirnya kandas saat Nadya masih berumur belum genap delapan tahun. Selebihnya atas bimbingan ibu yang asli bule Australia Nadya mulai mendalami ilmu drama, tari, jazz and ballet di sebuah sekolah drama Sydney Australia. (dikutip dari Tabloid "NYATA" Edisi 1353/ 1 Juni 1997 dan pada Majalah "Liberty" yang diiklankan suratkabar harian pagi "FAJAR" makassar, Sabtu 24 Mei 1997).




Cat Clark dan Huddleston

Pertandingan Tinju Wanita

Gambar disebelah kanan ini merupakan Pertandingan tinju wanita dengan peserta peragawati-foto model, yang mana rencana pertandingan itu mulai berlangsung 30 Januari 1990 di Taiwan. Dalam gambar kedua petinju wanita sedang memperagakan adu jotos wanita dalam jumpa pers hari senin di Taipe Taiwan. Kedua wanita ini pernah menjadi foto model majalah Playboy dan Penthouse. Delapan anggota Los Angeles Fox Boxing akan ikut pertandingan persahabatan ini.

Cat Clark (kiri) dan Huddleston (kanan) yang merupakan anggota The Los Angeles Fox Boxing. Gambar ini dikutip dari Harian Umum Angkatan Bersenjata, terbit 24 Januari 1990. No.8319. Tahun:XXV, hal. 1



Cat Clark dan Huddleston